Aceh Harus Bebas Buta Huruf Baca Quran

BANDA ACEH – Sebagai daerah yang sedang intensif melaksanakan syariat Islam kaffah, maka seluruh masyarakat Aceh harus bebas dari buta huruf baca Alquran. Untuk mewujudkan hal itu, Pemerintah Aceh didesak agar segera memberantas buta huruf tersebut.


Demikian salah satu rekomendasi dari hasil Rapat kerja wilayah (Rakerwil) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Indonesia (BKPRMI) Aceh yang berlangsung di BLPP Saree, Aceh Besar, 14 s.d. 16 November 2008. Rekomendasi itu dituangkan dalam keputusan Rakerwil I BKPRMI Aceh No 04/TAP/Rakerwil-BKPRMI.11/2008.

Ketua umum DPW BKPRMI Aceh, Drs. H. Bustami Usman, SH, M. Si kepada Serambi mengatakan, rekomendasi lainnya yang dihasilkan dalam Raker pertama itu adalah, BKPRMI siap mendorong dan membantu pemerintah Aceh untuk menyukseskan pemilu damai dan demokratis, menyerukan kepada OPP (Organisasi Peserta Pemilu) agar tidak melakukan kampanye yang menghujat dan mengintimidasi, dan mengharapkan agar ulama menjadi penyejuk dan pengayom bagi semua pihak dalam menyukseskan pemilu 2009.

Kemudian, lanjut Bustami, BKPRMI mendesak pemerintah Aceh untuk konsisten menjalankan syariat Islam kaffah, mendukung pemerintah Aceh yang telah mensyaratkan caleg (calon legeslatif) harus mampu dalam membaca Alquran, dan mengajak semua pihak untuk tetap menjaga perdamaian Aceh pasca MoU Helsinki.

Dikatakan, dalam rekomendasi itu BKPRMI juga meminta Pemerintah Aceh untuk memberikan kesempatan pendidikan gratis tingkat SLTA/sederajat di seluruh Aceh, mendukung Pemerintah Aceh dalam upaya memberantas premanisme, meminta Pemerintah Aceh dalam melanjutkan proses rehab-rekons setelah berakhirnya masa tugas BRR di Aceh, dan menjadikan Masjid sebagai pusat pendidikan dan pemersatu umat.

“BKPRMI juga mendesak Pemerintah Aceh untuk segera mengeluarkan himbauan dalam menyambut tahun baru masehi 2009 agar tidak ada bunyi terompet dan hiruk pikuk yang melanggar nilai-nilai syariat Islam yang sedang dijalankan di Aceh. Pedagang juga diminta untuk tidak memperjualkan terompet dan sejenisnya kepada masyarakat dalam menyambut tahun baru,” jelas Bustami yang juga Kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh itu. (sb)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: