Ngabalin Resmikan BKPRMI Centre

Ali Mochtar Ngabalin

Banda Aceh – Ketua Umum DPP BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Pusat, H Ali Mochtar Ngabalin, MA, Ahad 13/3, meresmikan penggunaan Gedung BKPRMI Center Aceh di Gampong Lampineung, Banda Aceh. Gedung berbentuk rumah toko (ruko) dua pintu dan dua lantai itu dibangun sejak 2008 menghabiskan dana Rp 520 juta. “Gedung ini kita bangun dari dana sisa kegiatan dan sumbangan donatur. Kita akan kembangkan lagi menjadi tiga lantai,“ kata Muhammad Iqbal, MAg, fungsionaris DPW BKPRMI Aceh.

Dalam sambutannya, Ali Mochtar, menyatakan bahagia dapat meresmikan pusat kegiatan BKRMI Aceh. Beberapa BKPRMI provinsi lain juga telah menambah assetnya seperti Aceh. Hanya saja, katanya, perlu dikawal asset itu, jangan sampai menjadi milik pribadi. ”Ini asset ummat yang harus kita lengkapi dengan sertifikat,“ katanya.

Ali mengharapkan, BKPRMI Center dapat difungsikan maksimal dengan memusatkan berbagai kegiatan badan otonom di bawah organisasi BKPRMI, seperti LPP Ekonomi dan Koperasi, LPP Dakwah dan SDM dan LPP Keluarga Sakinah. Secepatnya mencari donatur untuk melengkapi mobiler, sehingga gedung itu dapat difungsikan. “Teman-teman dari daerah yang kebetulan musafir dapat menginap di gedung ini,“ ujarnya.

Peresmian BKPRMI Center dintandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ali Moctar Ngabalin, dilanjutkan peninjauan lantai dua gedung dan ramah tamah (silaturrahim). Ikut hadir antara lain, mantan Ketua Umum DPW BKPRMI Aceh periode pertama Drs H Zaini Yusuf, Drs H Hasanuddin Yusuf MSi (mantan Ketua Umum DPW BKPRMI Aceh), Drs H Aiyub Ahmad MAg (Kakan Kemenag Kota Banda Aceh), Drs H Bustami Usman SH MSi (Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Aceh), dan undangan lainnya.

Seorang aktivis masjid di Banda Aceh, Drs Sayed Muhammad Husen mengatakan kepada GBO, seharusnya agenda utama setelah peresmian BKPRMI Center adalah mendiskusikan bagaimana lantai pertama gedung itu dapat difungsikan sebagai pusat ekonomi dan bisnis, sehingga bisa menyokong kegiatan dakwah BKPRMI. “Tahun pertama saja yang mesti serius digerakkan bisnisnya, sementara pada tahun kedua dan berikutnya nanti bisa bermitra dengan bank syariah,“ kata Sayed, mantan Direktur BQ Baiturrahman. (ridha)

Sumber: http://www.gemabaiturrahman.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: